Rindu Saat Pandemi Melanda

by | Aug 10, 2021 | Essai

Dua tahun berlalu dirimu hadir di tengah-tengah kami bahkan mendunia
Dari segala penjuru, heboh dengan kehadiranmu

Namun sampai detik ini pun dirimu juga belum berakhir
Entah dan sampai kapan akan seperti ini
Harapan demi harapan telah tumbuh di hati kami agar dirimu segera menjauh pergi dan menghilang selamanya
Entah apa sebabnya
Sehingga dirimu sangat sulit untuk menghilang pergi dari dunia ini

Sekolahku yang indah penuh kesejukan
Kini diam membisu tanpa bisa berbuat apa-apa

Sekolahku yang elok, hijau, asri nan permai tak lagi cantik dan bersih
Sampah berserakan dimana-mana karena tak seorangpun yang bisa hadir di dalamnya
Kami terikat oleh aturan

Sekolahku yang cantik
Kini bungamu layu tanpa tetesan air yang jatuh padamu
Tak ada kesegaran di wajahmu
Semuanya berubah jadi kusam
Debu beterbangan di mana-mana menyelimuti tubuhmu
Kami tak mampu untuk membuatmu indah seperti semula

Segudang RINDU kini hadir di hati kami
Inginnya kembali ke sekolah
Belajar bersama
Bermain bersama
Bercanda tawa bersama
Namun apalah daya harapan hanyalah harapan, nyatanya kami tak bisa berbuat apa-apa

Pembelajaran dilaksanakan secara daring
Belajar dari rumah membuat siswa dan para orang tua kebingungan

Kami RINDU kebersamaan

Sekolahku menantikan canda tawa anak-anak
Petuah guru-guru serta kebersamaan dan keceriaan yang terpancar dari wajah mereka
Di ruang kelas
Di ruang kantor
Di halaman sekolah
Ataupun di mana saja

Oh..Pandemi covid 19 segeralah berakhir dan menjauhlah pergi dari muka bumi ini agar rindu ini segera terobati

Surabaya, 08 Agustus 2021

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This