Bung, Ayo Bung!

by | Sep 25, 2021 | Puisi

Tidak lama lagi
Kau akan mati.
Tidak ada peti mati
Dan iringan pelayat
Tidak ada yang mengenalmu
Ibu dan bapa sudah mendahului.

Sanak saudara jijik mengenalmu
Kekayaan kita tak ada

Tak bisa, tak ada.
Apa yang berharga
dari kita, kecuali rasa nelangsa.

Di zaman kemerdekaan ini,
Kita makan dari sampah, remahan yang jatuh. Sebelum kucing garong menemukannya.

Di zaman tantangan Terra,
Kita hanya batu sandungan,
Gundukkan penghalang pembangunan.
Tak lama lagi kau akan mati.
Tak ada ambulans
Hanya grobak sampah yang membawamu
Ke liang kubur

Ayo Bangun lah hari telah siang
Tidak ada yang mengasihi kita,
Kawan lama bosan membantu kita
Kalau kita sendiri tidak bergegas
Melawan kemiskinan, kemalasan
Dan jiwa BENALU yang bersemayam dalam jiwa.

Ayo bung Ayo
Hari sudah siang
Bapak tuwa itu masih bekerja.
Kau yang muda mau mengemis terus
Membuat kita jadi stres

Ayo bangun bung
Hari sudah siang
Sumpah serapah akan memekakkan telinga kita.

Bung ayo bung, bangun.
Apa kamu akan terus tidur
Dan truks sampah akan membawamu
Ke liang kubur.

Jakarta, 24 September 2021

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This