Waktu

by | Aug 23, 2021 | Puisi

Berjalan susuri daratan lepas
Berjingkrak ikuti irama bernada indah
Bertadabbur renungi lautan luas dengan ombak bergelombang berbau riuh gemuruh
Bertasbih melantunkan semedi cinta

Ketaktercapaian asa tergambarkan rumit dalam benak membangkang
Kegagalan hidup menyisakan sajak hitam dalam jiwa terabaikan
Keterpurukàn menyesakkan dada terkunci mati dalam sekam
Keputusasaan seolah tak tebendung untuk diwujudkan

Malam, bangunkan aku saat terabaikan
Bulan, berikan terang redupmu pada kerunyaman hati tersesakkan
Bintang, terangi penuh jiwa matiku dengan cahaya hakikimu
Alamku kan temani lurus hidupku

Saatnya lantunan dzikirku terwujudkan
Melenggang bebas di aliran darahku
Temani perjalanan tapaki temukan cahaya hakiki
Aku akan pulang

Agustus 2021

Baca Juga

1 Comment

  1. Erick

    puisi yang menyentuh. Lanjutkan!

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This