Untukmu yang Kelam

by | Aug 8, 2021 | Puisi

Ketika semua ucapan manis dengan segala janji tidak lagi mampu kau ucapkan.
Beragam tekanan dan tunjuk jari diumbar seolah tanpa dosa.
Torehan luka yang sudah membusuk, kau gores semakin dalam,
Hingga tak ada lagi sakit yang mampu terasa.

Nirwana memang bukan tempat terbaik untukmu.
Semua yang indah dan harum hanyalah sebatas uang bagimu.
Apa yang kau gali dan coba rampas hingga ke ujung akarnya, tidak pernah membuatmu puas dan kaya.
Lubang-lubang besar yang kau buat itulah tempat yang paling layak untukmu.

Jika suatu saat nanti masih ada waktu untukmu menangis,
Tak perlu kau pandang langit.
Cukuplah pandang kelamnya dirimu sendiri,
Agar kau tahu betapa hinanya dirimu.

Bandung, 15 Juni 2021

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This