Tubagus Darma Satya

by | Jul 30, 2021 | Kisah Inspiratif

Pada hari Senin 25 tahun yang lalu, seorang bayi dilahirkan di RS Asih, Blok M – Kebayoran Baru Jakarta dengan panjang 49 cm dan berat 3,5 kg. Bayi itu kemudian diberi nama Darma Satya. Kedua orangtuanya termasuk kalangan ningrat.

Ibunda bayi tersebut adalah RA (Raden Ayu) Marianne Dharmayanti dari kesultanan Kasunanan, Solo, Jawa Tengah. Ayahandanya, Tubagus Yogi Suryaputra dari kesultanan Banten yang bernasab sampai kepada Nabi Muhammad SAW. Bayi itu kemudian tumbuh menjadi balita yang pandai. Usia di bawah enam bulan sudah bisa menunjuk huruf vokal AIUEO di koran Kompas. Usia 2,5 tahun sudah fasih mengeja huruf C-O-L-G-A-T-E dari kamar mandi dalam sewaktu orang tuanya subuh hari siap-siap berangkat ke kantor.

Balita ini sangat menyukai film kartun Lion King. Hampir semua alat permainan dan pakaiannya bernuansakan tokoh Simba & Mufasa.

Balita ini juga sangat dekat dengan Ayahandanya. Misalnya, dia lebih memilih tidur di pelukan Ayahnya dibanding Ibundanya sewaktu mereka berkesempatan ke Singapore pada saat balita ini berusia 3,5 thn. Saat itu Adinda dari balita ini sudah berada di dalam rahim Ibundanya. Ibundanya sangat sayang kedua jagoannya (karena hasil USG menunjukkan janin adalah laki-laki) sehingga “memaksakan” pergi ke Singapore karena ingin selalu menyenangkan anak-anaknya (sebelum dilarang oleh dokter kandungan karena kehamilan semakin membesar).

Di usia balita 4 thn 3 bulan, Ibunda dari balita ini ditakdirkan berpulang ke rakhmatullah. Innalillaahi wainnailaihi raaji’uun.

Di malam pertama berpulangnya Almarhumah Ibunda tercinta, balita ini bertanya sebelum tidurnya:
“Papa, apakah Mama dimakan tanah?”. Sang Ayah coba menerangkan sesuai kemampuan berfikir balita tersebut.
“Mama bukan dimakan tanah, Ama. Ama tau malaikat dari apa?”, balita tersebut menjawab,”Dari cahaya,

Papa..”,
Sang Ayah kembali bertanya, “Kalau syaithon asalnya dari apa?”, “Dari api, Papa”. Kembali Sang Ayah bertanya,”Kalau manusia asalnya dari apa?”, balita tersebut jawab,”Dari tanah, Papa”.

Kemudian Sang Ayah menerangkan,”Ya betul semua jawaban Ama. Jadi Mama bukan dimakan tanah. Tetapi Mama kembali ke tanah karena semua manusia berasal dari tanah”.
Balita tersebut terdiam, terlihat dia berfikir. Balita ini memang cerdas, dan kembali bertanya, “Mama sekarang ada di syurga ya, Papa?..”.
Sang Ayah kembali memutar-otak, berfikir-keras agar jawabannya mudah dipahami balita seusianya, dan coba menjawab,”Ya Mama di syurga, Ama..”.
Balita ini kritis cara-berfikirnya dan kembali bertanya,”Ooh..Syurga itu seperti kalau aku mau ice-cream McD lalu langsung ada di tangan ya, Papa?..”.

Sang Ayah menjawab,”Ya, kurang-lebih seperti itu, Ama. Ya sudah dulu ya. Kita bobo dulu karena kita cape seharian ini”.

Kepandaian mungkin menurun dari Kakeknya, Tubagus Murdifi Soeriaatmaja, yang tercatat di Harvard University (sebuah universitas terkemuka di dunia) sebagai “Orang Indonesia pertama yang bisa lulus di tahun 1958 dalam 2 tahun untuk program Master Of Art (Linguistik/Bahasa) setelah 300-an tahun Harvard berdiri (1636) kakeknya menguasai banyak bahasa internasional.

Balita itu kemudian tumbuh menjadi pribadi yang mandiri tanpa Ibunda. Dia mendapat undangan dari Telkom University dan lulus tepat waktu dengan IPK yang tinggi. Sekarang balita tersebut sudah menjadi seorang pemuda yang bekerja di PT Artha Jasa, sebuah perusahaan swasta-nasional terkemuka..

Dear Tubagus Darma Satya, anak Sulungku, yaumil milad..

Barakallah fii umrik..

Sehat, sukses bahagia dan selalu SELAMAT dalam lindungan dan bimbingan Allah SWT dalam segala sikon, baik yang dirasakan nyaman maupun dalam sikon yang dirasakan kurang nyaman..

“Remember Who You Are – Mufasa/Lion King”

Love you always,
Papa

Pamulang, 22 Juli 2021
Yogi

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This