Toh, Kematian pun Terasa Romantis

by | Nov 7, 2021 | Puisi

Kematian itu, hanya sebatas tembok kota yang bertengger manis di dadamu
Aku suka ketika coklat berdarah panas mengepul saban subuh
Entah kenapa fantasiku kerap berlarian ke taman-taman mimpi
Engkau tahu, aku pun kerap ambigu dalam menimang kalut

Nona itu kemarin malam mengantarkan seekor pohon
Ketika aku buka menyembul sebuah kotak
Pandora namanya
Hal-hal yang kerap rebas di bibir riuh tak utuh

Ke mana harus kucari
Kunci pembuka gua garba
Agar kematian tetap abadi dengan tangis
Bukan tawa seperti yang engkau hamburkan

Sumedang, 04 November 2021

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This