Terlupakan

by | Oct 21, 2021 | Puisi

Satu butiran berbagai butiran menyatu, membentuk wujud tertata dengan indah
Tidak tampak kasat mata, mengukir dengan sendirinya atas kehendakNya
Indah tidak indah, sempurna tidak sempurna menjadi kodratnya
Siapa yang mampu melawan, lawanlah dengan atas kuasaNya

Warna keakutan berkarat, melapisi tiada terasa dirasakan
Bertahun-tahun melekat semakin lekat, sulit akan dibilas
Menjadi licin, kasar merekat, tidak bau namun menyengat
Lupa dilupakan tertutup mata hati, yang tidak tersembul mengurai

Sang kepala keras, semakin membisu sepanjang masa waktu
Terlupakan tiada kehendak membilas, guratan hitam semakin membekas
Jumawanya lepas kandas, menebar keras memangkas
Terbelenggu terkoyak-koyak, terikat tidak terlepas

Menggurita melilit jiwa, terkunci tanpa sepatah kata
Kata-kata indah, tiada lagi menjadi kalimat doa
Seakan hilang lenyap, senyap dan tidak mengurai pada jiwa
Tertutup tiada lagi bangkit, berdiri tersendak urat nadi lehernya.

Sby, 19 Oktober 2021

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This