Seseorang yang Baru         

Feb 14, 2023 | Cerpen, Tunas Muda

Visits: 3

Oleh : Anes Febri N.P.Y.N

Sebelum kalian membaca tulisan saya yang tidak terlalu manis ini, izinkan saya untuk meminta kalian tersenyum. Mengapa demikian? Karena senyuman kalian sebelum membaca karya ini akan membuatku semakin bersemangat untuk menulis. Hehe.

Berawal dari chatting-an, diriku menemukan seseorang yang di anganku nantinya akan bisa menjadi partner perjalananku selanjutnya. Ditinggalkan teman-teman yang telah memilih jalannya sendiri-sendiri membuatku ingin sekali berkata, “Jangan tinggalin aku, kalian itu segalanya untukku.” Tapi sayang sekali, aku tak bisa berbuat apa pun selain menerima.

Waktu berlalu dan hampir di setiap waktu, diri ini selalu menengok ke belakang. Berpikir kenapa orang yang kutemui tidak sebaik yang dulu. Terkadang hingga berat hati ini untuk bertatap muka dengannya. Hingga di suatu waktu, dengan berani dirinya menjadi sebuah alasan linangan air mataku. Sebenarnya bukan dari perilakunya, namun lidahnya. Apakah hanya diriku saja yang merasa berlebihan? Entahlah, aku hanya mengikuti emosiku.

Pada hakikatnya, ada salah satu alasan mengapa aku masih mau bertahan di dekatnya waktu itu. Alasannya yang tak lain ialah aku ingin mempunyai seorang teman. Tapi sayangnya tak seindah yang kubayangkan bukan? “Sudah dek, tinggalkan saja,” kata kakakku. Perlahan-lahan pikirku untuk bersikap tak memedulikan perasaan orang lain pun coba kuterapkan. Mungkin ini satu-satunya jalan keluar dari hal yang mengganggu pikiranku saat itu. Rasa berani mengambil risiko yang harus kupaksa muncul dari hati, sebenarnya membuatku takut untuk bertindak. Namun, dalam benakku berkata, “Bisa kok, kamu bisa.”

Benar kata orang bahwa semua hal yang sekiranya merupakan sebuah toxic dalam hidup sebaiknya tinggalkan saja. Bersyukur sekali setelah aku memilih untuk keluar dari jangkauannya dengan membatasi diri dan mengikuti alur yang telah Allah SWT tentukan. Kenyataannya, kini lebih banyak teman yang kumiliki dan telah kutemukan partner yang jauh lebih baik darinya.

Berbekal dari cerita yang tak sedikit pun indah ini, janganlah takut untuk mengambil tindakan yang memang membuat dirimu akan mengerti apa itu rasa kesendirian dan kesepian. Mungkin ini merupakan salah satu cara Allah SWT untuk membiarkanmu rasa kebahagiaan dengan mendapatkan orang yang lebih dari yang kamu tinggalkan di masa lalu. Masih banyak orang yang dapat menerima dirimu dengan tidak memaksa apa yang dia inginkan untuk kau lakukan.

Jember, 11 Februari 2023

Baca Juga

0 Comments
  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This