Senja yang Syahdu

by | Dec 29, 2021 | Puisi

Kata-kata terucap tanpa arti
Aksara raib bersama maknanya
Sepi dan sunyi permainkan hati
Dalam lengang senja yang sudah biasa
Pada pojok malam asa diselimuti gelap
Dan semilir angin hadirkan dingin
Menusuk pada tulang yang mulai ringkih
Kugapaikan jemari pada embun pagi
Berharap mentari hadirkan hangat
Antarkan langkah menapak seberang
Menjemputmu yang masih menunggu

Mentari perlahan menapak sesuai titahnya
Senja hadir dalam bianglala surga
Temaram pasti hadir mengaburkan lembayung
Dari jauh aku julurkan jemari rapuh ini
Menggenggam tanganmu dalam rindu
Agar cinta mengalir dalam aorta kita
Detak nadi melantunkan lagu cinta untukmu
Dalam senandung kasih Sang Illahi
Dengan terbata mulut ini pun berkata
“Mari kita menua bersama”

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This