Senja

Aug 2, 2023 | Puisi

Views: 0

Mentari bergerak perlahan 

Bergelayut di ufuk barat, tenggelam

Meninggalkan seberkas sinarnya

Ada sepucuk pintanya

Dengan sebait kata-kata cinta

Terangkai indah

Ku hanya bisa menyaksikan dari kejauhan

Di bibir pantai yang mulai senyap

Diselimuti kegelapan merangkak

Pulang

Senja itu merayap datang perlahan

Mengucapkan lirih selamat malam

Sambil tersenyum nakal

Penuh makna 

Ku hanya termenung

Mematung dimainkan ombak

Yang datang silih berganti

Ingin kulukiskan di punggungnya

Namamu yang kian menggoda

Dalam setiap mimpi-mimpi

Senja itu

Selalu setia, tak pernah ingkar

Datang setiap waktu

Menghilang setiap saat

Ada rona merah di sudut bibirmu

Dan bayang-bayang hitam

Menghilang di balik mega 

Ingin rasanya ku bertanya

Adakah hari esok kita bersua

Yogya, 12 Juli 2023

Pantai Parangtritis

Budi Bram 

Baca Juga

0 Comments
  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This