Sekilas Kisah di Balik Kelezatan Mie Instan

Dec 8, 2021 | Kuliner

Views: 0

Semalam anakku yang bungsu mendapati dua bungkus mie instan di lemari makan. Maka terbitlah keinginannya untuk memasaknya, tapi aku segera melarangnya. “Jangan besok lagi aja, selesai Dede ujian!” Dia pun menurut. Barusan sepulang ujian dia pun menagih janjiku. Nampaknya dia ngebet banget makan miee instan, maklum di rumah jarang sekali masak miee instan, bisa sebulan sekali atau paling cepat semienggu sekali. Akhirnya kuizinkan juga dia makan miee instan toh porsinya pun tidak banyak dan yang penting mienyak tidak “disanguan” alias dicampur nasi. He he he.

Sementara si bungsu asyik menikmati mie instannya, aku malahan jadi kepo ingin mengetahui seluk-beluk tentang makanan panjang dan tipis terbuat dari terigu yang terkenal dengan kelezatannya itu. Berbagai pertanyaan pun muncul. Mengapa disebut mie instan? Mie instan adalah mie yang sudah dimasak terlebih dahulu dan dicampur dengan minyak, dan bisa dipersiapkan untuk konsumsi hanya dengan menambahkan air panas dan bumbu-bumbu yang sudah ada dalam paketnya. Demikian yang kutemukan di Wikipedia.

Lantas siapakah orang pertama kali yang mempopulerkan mie instan itu? Mie instan diciptakan oleh Momofuku Ando pada 1958. Momofuku Ando terlahir dengan nama Go Pek-hok. Dia lahir di Puzi, Chiayi, Taiwan pada 5 Maret 1910, di tengah keluarga yang cukup berada secara ekonomi. Saat itu, Taiwan masih berada di bawah pendudukan Jepang. Setelah menikah pada 1966, Momofuku menjadi warga negara Jepang. Kemudian dia mendirikan perusahaan Nissin dan memproduksi produk mie instan pertama di dunia yakni Chicken Ramen atau mie Jepang dengan rasa ayam. Mie instan adalah penemuan terbaik Jepang abad ke-20, diikuti Karaoke dan Compact Disk di urutan ketiga.

Nah, bagaimana dengan mie instan di Indonesia? Saat ini Indonesia adalah produsen mie instan terbesar di dunia. Indonesia merupakan negara yang memiliki sejumlah merk mie instan dengan rasa yang lezat. Bahkan, salah satu merk mie instan dalam negeri berhasil diekspor ke berbagai negara dan dinyatakan sebagai mie instan terenak di dunia. Bahkana ada beberapa negara yang cinta mati dengan salah merk mie instan tersebut. yakni Timur Tengah, Malaysia, Serbia, Taiwan, Hongkong, dan Jepang. Padahal tiga negara yang disebut terakhir itu merupakan produsen besar mie instan juga. Namun mereka kemudian beralih ke mie instan Indonesia yang memiliki aneka rasa dengan aneka bumbu yang berasal dari resep masakan khas berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya yakni rasa rendang yang diakui sebagai makanan terlezat di dunia.

Selain beraneka rasa yang khas, dengan alasan kesehatan, kini banyak pula varian mie instan yang terbuat dari berbagai sayuran. Seperti terbuat dari brokoli, wortel, bit, dan lain-lain, sehingga tampilannya pun menjadi warna-warni sesuai dengan bahan yang dipakai. Bahkan ada mie instan yang mengusung konsep mie instan yang tanpa MSG dan bebas bahan pengawet sehingga aman dikonsumsi setiap hari.

Namun selezat apa pun mie instan dengan berbagai konsep yang ditawarkan tetap saja kita mesti waspada, tidak terlalu sering makan mie instan juga tidak berlebihan apalagi dicampur nasi dengan alasan agar lebih kenyang. Bagaimana, sepakat

Baca Juga

0 Comments
  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This