Sajak Dua Petani Muda

Mar 19, 2023 | Puisi

Views: 17

Karya: Pril Huseno

Ada dua petani muda

Selalu saja melepas penat di pematang,

tepian gubuk.

Caping yang lelah sejajar dengan tanah

Ikut mengubur panas mentari, dalam ke bumi

Siang ini begitu terik, tapi tarian awan

Tidak juga menjelang

Dua petani muda sedang memahat jejak para pendahulu

dan tetua

Di lahan tempat menyemai harap seisi kampung

Ayunan pacul keduanya

Adalah dzikir tasbih tahlil dan tahmid

Menggali harapan demi harapan

Dalam balutan zaman yang kejam

Dua petani muda, menerawang jagad raya

“Semakin sulit bertahan menjadi petani…”

Di tengah, kanan kiri, lahan berubah fungsi

Menjadi mainan orang kaya kota

Maka ribuan petani muda eksodus ke kota

Merambah alam liar belantara ibukota

Doa Emak terbawa dalam kalung beruntai di dada

Semoga kelak menjadi kaya

Jogja, 17 Maret 2023

Baca Juga

0 Comments
  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This