Puisi Puisi Muhammad Naufal Rabbani

by | Nov 19, 2021 | Puisi

Malam Pinggir Kayan A5

Kapan kamu kembali lagi?
Ketika yang tertinggal cukup untuk menarikku lagi, kembali duduk di antara bambu dan kali

Mulanya, apa yang selaras sudah hilang?
Ini yang berpacu melawan sesak dinding yang kian menyepi dan menepikan segala yang ada di depan mata

Lekas, mengapa tidak bersama selama-lamanya?
Ini akhir
Lepas dan gembira
Bersulang merangkul duka dan berteriak,
“Pun aku ingin kembali”

Pandanwangi, Nopember 2021

Mimpi

Ia mati tertimbun dalam perjalanan pulang, membekukan mulut seseorang yang menggandengnya

“Memang saatnya ia mati sebelum hari esok”

Nopember 2021

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This