Pendidikan dari Filosofi Ki Hajar Dewantara

by | Jul 11, 2022 | Essai

Oleh: Tutiek Ernawati, S.Pd.

Berbicara tentang pendidikan ada kata yang sering dipakai bersama-sama yaitu pengajaran. Tentu saja pendidikan dan pengajaran itu berbeda. Pengajaran adalah salah satu bagian dari pendidikan. Dengan kata lain, proses pendidikan salah satunya dilakukan melalui pengajaran. Mengutip dari tulisan Ki Hajar Dewantara (KHD) dalam Dasar-Dasar Pendidikan. Keluarga, Th. I No.1,2,3,4., Nov, Des 1936., Jan, Febr. 193, pengajaran itu tidak lain adalah pendidikan dengan cara memberi ilmu atau berfaedah buat hidup anak-anak, baik lahir maupun batin.

Di mana pendidikan dilaksanakan? Pendidikan dilaksanakan di keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Berbagai macam cara pendidikan dapat dilaksanakan. Menurut KHD, pendidikan menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat.

Dalam kalimat tersebut “menuntun” berarti bahwa pendidikan itu sifatnya menuntun. Anak memiliki “kodrat”nya sendiri. Mereka akan hidup dan tumbuh menurut kodratnya sendiri. Seorang pendidik tidak dapat mengubah kodrat anak.

Jika diibaratkan anak adalah tumbuh-tumbuhan dan pendidik adalah petani. Apa yang akan dilakukan? Seorang petani yang menanam padi, ia akan berusaha agar padinya tumbuh dengan baik sehingga akan mendapatkan hasil panen yang baik pula. Apa yang akan dilakukan oleh petani tersebut? Apakah cukup ia hanya menanam lalu membiarkan padi itu tumbuh dengan sendirinya? Tentu tidak bukan? Petani itu akan menuntun tumbuhnya padi dengan cara memperbaiki kondisi tanah, memberi pupuk, membasmi hama, mencukupi kebutuhan airnya, dan lain-lain.

Itulah yang dapat dilakukan petani, menuntun tumbuhnya padi, dan ia tidak akan bisa mengganti kodratnya padi menjadi tumbuhan lain, misalnya jagung, kedelai, kacang, dan lainnya. Nah, bagaimana dengan pendidik? Sama halnya dengan petani. Pendidik hanya dapat menuntun tumbuhnya anak (murid). Dengan memberikan pendidikan yang baik sesuai kebutuhan anak, artinya pendidikan yang berpihak pada anak.

Jika anak sudah memiliki dasar baik, maka pendidikan tetap diperlukan untuk menuntun agar anak mendapatkan kecerdasan yang lebih tinggi dan luas, dan terlepas dari segala macam pengaruh jahat. Dan jika anak memiliki dasar yang tidak baik, maka pendidikan adalah menuntun anak agar menjadi baik budi pekertinya.

Pendidikan harus berpihak pada anak (murid). Anak adalah subjek, bukan objek pendidikan. Salah satu bagian pendidikan yaitu pengajaran adalah bagaimana guru (pendidik) menuntun anak dan memenuhi kebutuhan belajarnya. Dengan demikian tujuan dari pengajaran dapat tercapai yaitu memaksimalkan potensi yang ada pada anak.

Ponorogo, 10 Juli 2022

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This