Pelajar Wajib Dilibatkan dalam Konsolidasi Hukum

by | Sep 9, 2022 | Opini

Oleh : Yudha Geminz FA21

Tak bisa dipungkiri bahwa politik tak boleh dikesankan eksklusif seolah-olah bukan ranahnya pelajar alias cuma ranahnya mahasiswa dan orang dewasa. Kondisi konyol itu terbukti dengan banyaknya edaran kepala sekolah yang melarang siswanya berdemo menyampaikan aspirasi-aspirasi politiknya. Ini edaran konyol.

Dalam sejarah revolusi 1945 banyak laskar-laskar berdiri di kalangan pelajar. Dan lagi untuk kondisi saat ini pelajar terjun menyampaikan aspirasi politiknya bukan hal yang tabu dan haram. Justru sangat halal pelajar peduli politik. Sudah dewasa, bro. Bukan anak SD lagi. STM, bro. SMA, bro. Sudah gede, bro.

Mas bro, tahu nggak sih, anak pelajar itu adalah usia produktif dan sebentar lagi lulus dan mendaftar di bursa kerja maupun lanjut studi. Lah, kalau dalam bursa kerja situasinya korup, misal main sogok sana, sogok sini, mosok anak pelajar tak boleh berdemo dan peduli politik.

Juga untuk tingkatan studi pasca pelajar alias masuk di bursa perguruan tinggi kadang situasinya korup pula. Seperti baru-baru ini ada rektor yang ditangkap karena ngutil duit calon mahasiswa. Dan, untuk dunia Akpol dan Akmil harus dijaga sportivitas dinamikanya. Jangan ada sogok dan katebelece untuk anak-anak jenderal dan elite-elite lainnya untuk masuk di jenjang tersebut. Menjaga situasi-situasi di atas agar tetap sportif tanpa situasi yang korup dan curang salah satu jalur perjuangannya adalah dengan berdemonstrasi dan bersuara kritis.

Di sinilah letak legitimasinya bahwa pelajar halal hukumnya untuk ikut berdemonstrasi. Menyuarakan aspirasi politik itu sangat erat kaitannya dengan masa depan dan nasib pelajar kok seperti diharamkan pelajar demo. Artikel ini salah satu TOR diskusi konsolidasi hukum mendesak yang akan segera digelar secara menggelegar.

Yudha Geminz FA21

Koordinator Rumah Gerakan

FBN PN IV/1

8 September 2022

14.56

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This