Pandemi dalam Naskah-Naskah Kuno

by | Aug 9, 2021 | Opini

Wabah atau pandemi bisa juga berhubungan dengan sesuatu yang spiritual atau kutukan atas ulah manusia.
Buat bangsa kita, khazanah kearifan lokal bisa jadi alternatif rujukan sebagai bahan rujukan.

Dalam naskah “Calon Arang” yang ditulis pada sebuah lontar dalam aksara Bali menggunakan bahasa kuno, diceritakan adanya wabah penyakit. Banyak penduduk mati yang didahului panas dingin. Kematian terjadi setiap hari. Kalau menurut masa naskah ini dibuat, ini terjadi pada masa pemerintahan Raja Airlangga di Jawa Timur.

Konon menurut naskah “Calon Arang” itu, wabah penyakit itu timbul karena ulah Calon Arang, janda sakti dari Desa Girah.

Lho kenapa memangnya? Rupanya ia sakit hati pada penduduk desa karena tak ada yang mau menikahi anaknya.
Naskah kuno Serat Jayabaya beda lagi. Serat ini mengisahkan kematian belasan ribu orang utusan Raja Rum yang diminta mendiami tanah Jawa.

Konon waktu itu 40 ribu orang diutus dan hanya 41 orang yang bertahan hidup. Penyebab kematian akibat serangan lelembut. Serangan lelembut itu sebagai reaksi penduduk yang seenaknya saja main babat hutan, sehingga merusak keseimbangan alam.

Membaca serangkaian naskah kuno lainnya seperti Serat Centhini, Serat Lokapala dan Kitab Ramayana, sifat jahat manusia dan tergerusnya kemanusiaan, bukan saja memicu konflik sosial, melainkan juga wabah penyakit.

Salah satu solusinya, kearifan lokal Bali mungkin bagus juga sebagai sumber inspirasi buat daerah lainnya sesuai natur dan kultur masing-masing daerah. Apa itu? Yaitu Roggha Sanghara Bhumi berupa pembersihan alam agar kembali bersih, suci dan lestari.

Singkat cerita, menggali naskah-naskah kuno Nusantara mungkin berguna buat mencari cara alternatif mengatasi wabah yang diserap dari kearifan lokal para leluhur di masa silam.

Hendrajit
Pakar Geopolitik

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This