Muhasabah Jumat

Nov 26, 2021 | Essai

Views: 0

Diceritakan seekor katak ke dalam panci di atas kompor, isi dengan air dan mulai panaskan. Saat suhu air mulai meningkat, katak akan menyesuaikan suhu tubuhnya dengan suhu air.

Katak akan terus menyesuaikan suhu tubuhnya dengan meningkatnya suhu air. Hanya ketika air akan mencapai titik didih, katak tidak dapat menyesuaikan lagi. Pada titik ini, katak memutuskan untuk melompat keluar.

Katak mencoba untuk melompat, tetapi tidak dapat lagi melakukannya, karena telah kehilangan semua kekuatannya karena energinya terkuras saat menyesuaikan diri dengan suhu air yang terus meningkat. Akhirnya katak pun mati.

Apa yang membunuh katak?
Coba, pikirkan…
Banyak di antara kita akan mengatakan air mendidih lah yang telah membunuh si katak.

Tapi sesungguhnya, yang membunuh katak adala ketidakmampuan dirinya untuk memutuskan kapan harus melompat keluar dari air mendidih.

Begitu juga dengan kondisi kita sekarang, ketika kita juga harus melompat dari zona nyaman kita. Jangan menunggu nasib kita berubah.

Baca Juga

0 Comments
  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This