Menjadi Penulis Besar, Harapan Pak Mursid

by | Sep 23, 2021 | Warta Berita

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Tinta Emas Negeri (TEN) dalam Workshop Menulis di Kabupaten Ponorogo, Rabu kemarin (22/09/2021) menyambangi SMAN 1 Balong, Ponorogo, Jawa Timur.

Dalam acara yang berlangsung semarak dan penuh semangat tersebut diikuti oleh 15 orang guru dan 50an murid yang belangsung di Aula sekolah SMAN 1 Balong, Kab. Ponogoro. Beberapa orang guru yang kebetulan ikut dalam workshop menulis bagi guru se Indonesia pada Softlauching Tintaemas.co.id, 01 Agustus 2021 lalu, juga ikut hadir dan menjadi motivator para siswa agar tetap semangat mengikuti pelatihan menulis.

Acara yang berlangsung sejak jam 08.00 – 12.00 WIB tersebut dipandu oleh pengajar Menulis Nasional Mariska Lubis, founder Mariska Institute (MI) dan tintaemas.co.id.
Mursid,M.Pd., Kepala Sekolah SMAN 1 Balong-Ponorogo, menyatakan amat bangga dan bersyukur dengan kegiatan Workshop Menulis yang dilaksanakan TEN di sekolah yang dipimpinnya.

“Saya sampai tidak bisa berkata-kata lagi, amat bangga dan apresiasi luarbiasa kepada TEN, atas terselenggaranya kegiatan yang amat langka ini. Kebetulan sekolah kami ketempatan menjadi salah satu dari hanya 3 sekolah di Jawa Timur yang mendapat kesempatan melatih menulis bagi para guru dan murid,” kata Mursid bangga, ketika dihubungi tintaemas.co.id.

Menurut Mursid, SMAN 1 Balong meski terletak sekira 15 Kilometer dari kota Ponorogo namun mempunyai bakat menulis unggul dari para murid dan guru. Bahkan ada guru yang sampai ke jenjang nasional dalam kegiatan menulis dan telah mampu menerbitkan beberapa buah buku karya para murid dan guru.

“Memang, SMAN 1 Balong Ponorogo menyimpan bakat luarbiasa untuk kemampuan menulis dari para guru dan murid. Tetapi sentuhan bu Mariska lewat even Workshop Menulis Tinta Emas Negeri semakin menambah semangat dan kehalusan sentuhan untuk karya berikutnya,” imbuh Mursid, bapak dua orang ini.

Selain kemampuan menulis, SMAN 1 Balong Ponorogo yang berdiri sejak 1993 juga mempunyai kelas unggulan yakni Program “Double Track” yakni skill dari pelatihan di luar jam sekolah khususnya hari Sabtu dalam bentuk pelatihan keterampilan Pertama, Multimedia untuk desain grafis stiker, desain kaos, bross, dan Kedua, Keterampilan Tata Boga berupa aneka masakan Sate Tahu, Telur Asin 7 rasa, dan sambal istimewa. Itu semua diberikan bagi para siswa kelas XI.

“Kami berharap para siswa mendapatkan nilai tambah skill yang berguna selain dari program double track, juga dari skill menulis dengan bimbingan Tinta Emas Negeri. Mudah-mudahan ada yang menjadi penulis besar yang berguna bagi hidupnya, dan mengangkat nama SMAN 1 Balong, Ponogoro,” pungkas Mursid, mengakhiri pembicaraan. (017)

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This