Maaf, Ini Tulus, Bukan Budak Cinta

by | Aug 3, 2021 | Puisi

Berbedanya langkah denganmu akan aku ikuti sampai sejajar
Cara kau menjauhiku penyemangat untuk selalu dekat denganmu

Terang sinarnya matahari menghangatkan kasih ini,
Indahnya cahaya bulan pancaran takkan hilangnya sinar kasihku

Sedikit kata yang kau ucapkan sanggup menggugah semangatku
Cemberut ekspresimu menambah keinginan untuk selalu bercanda tawa denganmu.

Jangan kau keluarkan airmata ketika kecewa karena akan membuat hati ini hancur…
Kasih, cintaku ingat!! Senyuman manismu itulah kebahagiaan dalam hidupku.

Walau rasa cintamu hanya opini tetapi aku fakta memberimu cinta
Kau selalu berfikir negatif terhadapku tetapi aku selalu positif terhadapmu.

Ketika kau berperan antagonis terhadapku, aku tetap berperan protagonis untukmu,
Walaupun kau selalu menghinaku tetapi aku akan selalu menyanjungmu.

Ketika kau berbuat salah, dalam sekejap aku tak hiraukan.
Ketika sumpah serapah kau berbohong, akupun bisa menerima dan memaafkan.

Sayang seakan rekayasa untukmu tetapi
Itulah bukti sayangku terhadapmu.
Inilah tulusnya cintaku bukan budak cinta yang kau katakan.

Bandung, 17 Juni 2021

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This