Love What You Do. Do What You Love

by | Aug 18, 2021 | Essai

Love what you do and do what you love.
Cintai apa yang kamu kerjakan dan kerjakan apapun yang kamu cintai.
Sudah sering Anda dengar kan?
Hidup itu sederhana sekali ya, sebenarnya. Tapi kenapa orang suka mempersulitnya?

Menurut saya mencintai apapun yang kita lakukan dan melakukan apapun yang kita cinta adalah sumber kebahagiaan. Kalau kita bahagia, hidup ini jadi lebih mudah dan lebih indah. Segalanya jadi ringan seringan kapas putih di tangan atau seringan daun-daun yang jatuh berguguran. Semua persoalan yang datang ibarat angin yang berhembus. Sebentar juga berlalu. Indahnya jika begitu, tak perlu ada orang mati butuh diri karena stress menghadapi kerasnya hidup.

Ada banyak hal bisa kita lakukan agar kita bisa bahagia. Salah satunya adalah memiliki hobi. Dengan hobi, kita punya kesibukan diri selain pekerjaan tentunya. Tetapi hobi bisa sekaligus menjadi sumber utama pekerjaan Anda. Contoh, Anda hobi menulis cerita. Hasilnya berupa buku dan novel dan karya lainnya. Maka hasil karya Anda itu bisa menjadi sumber kehidupan Anda. Dengan hobi tersebut, kita pastinya akan memilih untuk berkomunitas dengan orang-orang yang satu visi dengan kita sehingga akan lebih produktif hasilnya.

Di masa pandemi begini, penting sekali memiliki hobi yang menghasilkan. Tentunya karena fakta bahwa persoalan ekonomi begitu terpuruk dan mengguncang perekonomian di negeri ini. Ribuan orang yang kehilangan pekerjaan pasti memunculkan banyak persoalan baru. Jika para pengangguran baru ini tidak segera menemukan pekerjaan bagaimana mereka bertahan hidup?

Jika mereka punya hobi dan skill yang mumpuni maka persolan mencari rezeki akan lebih mudah mereka pecahkan.

Semenjak di bangku kuliah, saya sudah suka mengajar di les-lesan. Saya mengajar bahasa Inggris karena saya menyukai mata pelajaran ini sejak di SMP. Saya lantas melanjutkan pendidikan sarjana di Universitas Diponegoro Semarang dan jadilah saya seperti sekarang ini. Semua toh berawal dari saya mencintai apa yang saya lakukan dan saya melakukan apa yang saya sukai.

Saya menikmati mengajar dan menikmati peran saya sebagai pendidik. Saya belajar menjadi guru, bisa digugu dan ditiru dalam segala hal. Berharap saya bisa menjadi guru yang menyenangkan di mata murid-murid saya dan menjadi inspirasi buat mereka. Aamiin. Semoga Allah meridhoi semua yang saya lakukan untuk masa depan anak-anak bangsa itu.

Beberapa tahun belakangan ini saya kembali menikmati hobi lama saya berselancar di dunia maya. Saya bergabung dengan beberapa komunitas belajar. Ada komunitas menulis, komunitas bisnis dan juga komunitas dakwah. Semua memberi warna kehidupan yang membuat saya jadi merasa makin kecil dan tak ada apa-apanya tanpa mereka. Semua memberi inspirasi dan manfaat agar hidup ini menjadi lebih hidup. Sayang pandemi menghalangi kami untuk bisa bersua dan bertatap muka langsung. Meski hanya lewat dunia maya tetaplah itu sebuah momen yang bermakna karena kita sama-sama berproses belajar bersama.

So, be happy!
And be yourself!

Riena Sari

Baca Juga

1 Comment

  1. Erick

    Bu riena sarie apik. Berusaha konsisten menulis pada jam yang sama selama 7 hari berturut-turut. good job.

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This