LDR

by | Sep 21, 2021 | Essai

Tentang jarak, kita tidak bisa menyalahkan waktu mengapa bergulir begitu cepat, berganti hari begitu singkat. Sementara rasanya aku masih sangat merindukan kehadirannya, berada terus di sisinya.

Tentang hubungan ini, aku belajar bagaimana caranya untuk bisa lebih menghargai waktu, menghargai kebersamaan dan menghargai perasaan satu sama lain. Komunikasi, itulah kuncinya. Lalu bagaimana dengan tugas dan kewajiban dirinya yang harus mengarungi lautan? berada di dalam kapal selama berbulan-bulan tanpa sinyal untuk berkabar?

Aku tidak pernah mempermasalahkan hal itu, karena sedari awal aku tahu hal ini akan terjadi dan aku sudah menerimanya.
Gunakanlah kedewasaan kita saat-saat seperti ini, yang satu mencoba untuk mengerti dan berfikir lebih positif dan yang satu mencoba untuk berusaha memberi kabar atau ungkapan perhatian dan sayang selagi bisa berkabar. Kuncinya adalah kesetiaan, kepercayaan dan komunikasi.

Begitulah LDR, hanya bisa dijalankan oleh orang-orang hebat yang percaya akan sebuah komitmen, yang percaya bahwasanya suatu saat semesta akan berpihak pada kedua insan yang saling berjauhan. Mempersiapkan akhir kisah bahagia untuk yang telah banyak bergelut dengan waktu dan jarak.

Jakarta, 17 September 2021

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This