Kucing Istana

by | Nov 20, 2021 | Puisi

Rekam jejak segala kebijakan, gemuk lucu mematikan di pengadilan akhir.

Ahh…mungkin cuma imajinasiku belakang.
Segala kemungkinan bisa terjadi, tak ada yang tahu.

Kucing pemberani itu akan lahir, melahirkan nyali, membakar jiwa jiwa suci, membakar durjana.

Kepala besar membengkak dalam kebanggaan sang leluhur, berhala berhala tak guna berdiri kokoh menipu memanipulasi otak tuk berkata “Iya”.

Hidung berlobang terlilit dadung, tarik kanan belok kanan, tarik kiri belok kiri, tarik bersamaan pakem tak berdaya.

Gerobak usang, keledai tua, kusir bodoh.
Setumpuk sampah sampah warisan.

Martoyosri,19/11/2021

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This