Kontradiksi

by | Sep 15, 2021 | Cerpen

“Tidak salah dugaanku, akulah yang jadi pilihan Tuan berdasi,” ujar sepatu dari kulit ular di sebuah tempat belanja bergengsi.

“Memang akulah yang pantas menemani Tuan berdasi saat menemui seorang relasi,” sepatu dari kulit ular itu begitu merasa berkelas dan percaya diri.

“Ini serius Pak? Apa saya sedang bermimpi?” tanya supir taksi.”

“Tidak, ini rezeki yang Tuhan beri, kebetulan saya punya beberapa koleksi dan takut dihisab di akhir hari nanti karena ternyata sendal jepit lebih nyaman di kaki,” jawab Tuan berdasi.

“Tidaaaaaak..!” sepatu dari kulit ular teriak meratapi nasib diri.

Karawang, 14 September 2021

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This