Keruh

Jun 23, 2023 | Puisi

Views: 0

sepasang kembang mata tak lagi mampu menolak, berduyun tubuh tuan mereka, mengikuti pinta pemilik ruang. 

mengalir perlahan semesta peraduan, dari lapang kening keraguan.

remang ventilasi mewarta,

gerah menjajah, 

gairah merekah

basah dan indah

untuk mereka

//

peluh kian membungkam, kastengel genap tak terjamah hangus tersisih. meja jadi tak bersih. bukannya, ini penghibur hati? dari keinginan yang lirih. 

simpul jatuh, menepi. rangkum jejak perjalanan di mula. anak tangga menangis meminta,

pada derap kesepian yang menggema

Naufal, 2023

Baca Juga

0 Comments
  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This