Kekuatan Batiniah dari Istiqamah

by | Sep 27, 2022 | Essai

Oleh : Hendrajit

Adalah seorang pujangga Cina bernama I-Ching yang sontak menyadarkan saya betapa dahsyatnya rahasia kekuatan batiniah dari yang namanya Istikhomah.

“Prestasi terbaik diraih bukan dengan melakukan tindakan, tapi dengan mendorong orang lain untuk melakukan tindakan itu.”

Alkisah seorang anak muda bernama Fabian, setiap malam punya impian ingin menempuh perjalanan mengelilingi dunia. Satu saat dirinya berlayar seorang diri mengarungi lautan Pasifik, lautan Arabia dan mengunjungi pulau-pulau beriklim tropis dalam lintasan kedua lautan itu.

Bahkan dirinya bertekad menyeberangi Drake Passage yang memisahkan Afrika Selatan dengan Antartika. Untuk meraih impiannya itu, Fabian bukan cuma melamun. Fabian baca semua peta laut, baca buku semua negara yang dia proyeksikan akan dikunjunginya. Membuat rencana rute mana yang mau dia tempuh.

Adapun perahu kecilnya yang dijadikan kendaraan untuk mengelilingi dunia seorang diri bernama Yemaya, dia lengkapi dengan radar dan sonar berikut peralatan navigasi modern.

Setelah beres itu semua, untuk menghayati impiannya itu, setiap malam Fabian tidur di perahu kecilnya itu. Meski setiap bangun pada paginya hari, tak ada sesuatu yang spektakuler. Dia masih berada di pelabuhan tempat perahunya ditambatkan. Namun Fabian tetap istiqamah dengan impiannya mengarungi dunia lewat laut.

Warga lokal memandang kegiatan rutinnya tidur di perahu kecilnya tiap malam, belum lagi perilakunya yang penyendiri dan pendiam, mereka mulai berpikir jangan-jangan Fabian sudah gila.

“Woy petualang, kapan kamu mulai berlayar mengarungi dunia?” tanya mereka dengan nada sinis.

Namun, Fabian dengan polos menjawab, “Semuanya sudah kusiapkan kok. Uang, paspor, dan visa.” Berbulan bulan perahu kecil Fabian, Yemaya, tetap tinggal diam di pelabuhan. Maka gosip bahwa Fabian kurang waras makin menyebar.

Di tengah situasi yang memojokkan Fabian sebagai orang yang nggak waras, rupanya salah seorang sahabat dekatnya mulai menyadari gawatnya situasi. Kalau Fabian masih begitu-begitu saja keadaannya, bisa-bisa Fabian terus dengan impiannya itu di rumah sakit jiwa.

“Dalam situasi ekstrem,” begitu kata sahabat Fabian pada dirinya sendiri, tindakan drastis harus dilakukan.”

Saat malam gulita, kawannya Fabian itu diam-diam mendekati perahu kecil Fabian yang lagi tertidur di dalamnya, dengan lancangnya mendorong perahu Yemaya ke tengah lautan. Bisa dibayangkan betapa kagetnya Fabian menyadari kenyataan baru saat terbangun. Ternyata berlayar di laut lepas benar-benar jadi kenyataan. Sepuluh bulan sudah Fabian mengelilingi dunia. Australia, Maroko, Afrika Selatan, Brazil, semua dia jelajahi dan kunjungi.

Sampai akhirnya Fabian kembali ke daerah asalnya sebagai manusia baru. Atas nama kementerian kelautan, Fabian dianugerahi medali kelautan karena dialah yang pertama mengelilingi dunia dengan perahu berukuran 10 meter.

Menariknya, saat diundang ceramah berbagi pengalamannya 10 bulan mengelilingi dunia, psikiater yang pernah memvonis Fabian gila, bertanya pada Fabian pelajaran apa yang kau petik dari perjalanan mengelilingi dunia?

Fabian menerawang sebentar ke arah hadirin lalu menjawab, “Ketika mimpi kita jadi kenyataan, kita perlahan lahan mengatasi ketakutan akan kematian. Ibarat kata, takut sekarat tanpa harus mengalami hidup lebih dahulu.”

Sebelum sesi ceramah dan tanya jawab usai, sontak Fabian melihat sahabat dekatnya dulu. “Hey bro, kamu kan yang melepaskan ikatan tali perahuku yang tertambat di pelabuhan?” Sahabatnya mengangguk tanpa rasa bersalah sedikit pun atas kelancangannya itu.

Dengan tak ayal Fabian melepas medali yang dianugerahkan pak Walikota, dan mengalungkan medali itu kepada sahabatnya. Di sinilah Fabian mengutip I-Ching, “Prestasi terbaik diraih bukan dengan melakukan tindakan, tapi dengan mendorong orang lain untuk melakukan tindakan itu.”

Inilah rahasia kekuatan batiniah dari Istikhomah.

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This