Keakuan Cinta

Aug 12, 2023 | Puisi

Views: 0

Aku, trotoar dan sisa hujan

semalam

rasa beku ini teramat menusuk tulang

deru angin membisikkan rindu dendam

daun-daun angsana berbincang lirih

saling bersahutan

mengapa benih padi kutanam

namun yang tumbuh rumput ilalang

Potret rindu yang menua 

di balik awan

telah mulai renta dipanggang surya

teriknya tak berkesudahan

ketika hujan mengeja senja

berbingkai sketsa

sedenting irama rintiknya

biaskan lara

Taman yang selalu basah

bangku-bangku kosong

menunggu gundah

cahaya lampu berpendar

rerimbun pohon mendesah hambar

pada tanyaku yang enggan terlontar

tentang keakuanmu padaku

aku masih menunggu

dan akan terus merindu.

sangbuluhperindu

22/08/2022

Bob Martin

Billabong, Bogor.

Baca Juga

0 Comments
  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This