Emosi Boneka

by | Sep 16, 2021 | Cerpen

“berulang kali aku tak pernah pahami lalaki”, katamu menutup bicara dan kau bantingkan amarahmu di hadapanku.

Untung kau sudah menjadi boneka, tak perlu aku tanggapi emosimu.

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This