Diam

by | Aug 26, 2021 | Puisi

Tertegun menatap atap fana
Seribu rayu tetap tak bergidik tuk bermain kata
Bukannya menghanyutkan tapi menggerahkan kurasa
Adakah a b c mu dalam alam pikirmu?

Bidukmu mengarah ke penjuru sudut ruang rindu
Menjamah segala rasa yang ada
Lagu syahdu mengalun mesra
Merayu lembut alam atas nirwana

Jiwa ini butuh alunan nada melankonis super melo
Menghamba pada deburan bahtera lautan hindia
Rasa itu tetap ada
Namun tak kunjung tiba

Sosok raga penuh jiwa
Hati mulia tak perlu bahasa
Ketegapan membawa rasa percaya
Diammu ternyata pesona

Bandung, 25 Agustus 2021

Baca Juga

1 Comment

  1. Erick

    Apik bu Susan. Bisa ditingkatkan lagi

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This