Cinta Keabadian Dewa Brahma

by | Jul 9, 2022 | Puisi

Oleh : Yudi E Handoyo

Puisi

Duduk di singgasana dengan tenangnya, sorotan tajam kelembutan

Menerawang sejauh tanpa tembus pandang, tak terjangkau daya nalar

Menelisik lorong waktu tanpa sekat, buih-buih air suci mengiringi tatapan pandangannya

Warna putih keperakan mengkilat, bergulir memancarkan sinar berbaur keemasan

Tiada bergerak menapakkan jiwa raganya, merenung bermain dengan alamnya

Memutari seisi jagad jumantara, setiap saat tiada lelah

Senyuman tipis bermuara bahagia, air matanya berkaca-kaca

Perenungan semakin jauh, menebar cinta kasih sayangnya

Cinta keabadian Dewa Brahma, tiada terputus bagai langit dan bumi

Garis kekalaman menuntun, tiada yang menerka

Rasa cinta kasihnya saling menyelimuti, seisinya jagad awang-awang terhiasi

Bergelombangnya air, angin dan bara api menyatu dalam jiwanya

Dewa Brahma keabadian cinta, sebagai suratan takdirnya

Cinta terukir keabadiannya membahana, sepanjang jalan hidupnya

Cahaya cintanya bersinar, tiada pupus warna hijau muda berkilau bernyala

Biarlah mengiringi setiap masa, aura keindahannya selalu tiada sirna di alam semesta

Surabaya, April 2022

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This