Bentala

by | Sep 12, 2021 | Cerpen

Bayu menyapa Bentala yang terlelap. Berjaga di setiap lini masa. Bentala terlalu lelah berputar hari ini. Bayu mengetuk perlahan membangunkannya. Hanya pelan. Semilir melenakan. Baskara sedikit malu dengan semburatnya tersenyum.

“Biarkan ia tidur sedikit lagi. Terlalu lelah ia,” Baskara adalah sahabat Bentala. Beriringan mengembara ikuti skenario yang telah digariskan.

Bayupun menyurutkan langkahnya. Berlalu meninggalkan Bentala. Berjalan ia menyapa Bara yang terjaga tak pernah tidur.

“Hai, Bara. Letihkah engkau?” Bayu mendekat. Bara bergolak. Kaget.

“Bayu, menjauhlah sedepa dariku!”

“Baiklah,” Bayu beringsut sambil menatap penuh iba pada Bara.

“Tidakkah engkau ingin merasakan sejuknya diriku?” menatap penuh rindu.

“Tidak, aku tak akan berkhianat pada Cahaya. Biarkan aku jalani takdirku. Takdirku menjadi penerang,” Bara menggeliat memamerkan ketampanannya.

“Bukankah aku takdirmu? Tanpa aku, kau bukan apa-apa,” Bayu sedikit emosi.

“Kau yang membuatku kacau!” Bara naik pitam. Memerah wajahnya.

“Bukan aku tapi Tirta,” Bayu sakit hati.

Tirta yang seringkali membuat hidup Bara tidak menyenangkan. Ketika ia tertawa lepas, tiba-tiba Tirta menghantamnya tanpa ampun. Kejadian ini terus berulang. Atau saat Bara menari penuh gairah, Tirta akan memeluknya tanpa iba membuatnya terguling jadi kerlip cahaya yang kesepian.

Bayu tahu bahwa Bara adalah teman hidupnya. Cinta segitiga telah berlangsung cukup lama. Bayu, Tirta, dan Bara. Cinta yang aneh. Bentala adalah alasan mereka bersama hingga saat ini. Bentala membuat hidup mereka berarti. Tanpa mereka Bentala akan kesepian. Hancur dan akan menghilang. Bentala membutuhkan kehadiran mereka. Ikatan mereka sungguh mengharu biru. Cinta dan benci. Saling merindu tapi terkadang menyakiti. Ditambah kehadiran Flora yang mewarnai hubungan mereka.

Bentala membutuhkan Flora yang bergelayut manja. Merengkuhnya memeluk hingga masuk menjalar di setiap lapisan terdalam jiwanya. Flora menebar pesona. Flora hadir mengambil setiap sari yang Bentala kirimkan.

Flora menggeliat di siang hari. Memukau di bawah kehangatan Baskara yang menciumnya penuh gairah. Tirtapun hadir hilangkan dahaga Flora. Bentala hanya tersenyum. Takdirnya tertulis jelas dalam kitab. Bentala menanti malam untuk bercengkerama dengan Flora. Saling berpeluk dan berjanji akan setia menemani. Cinta tak harus memiliki. Butuh pengertian dan kerelaan. Bagi Bentala, melihat Flora hidup bahagia cukup baginya. Kebahagiaannya adalah berkah bagi seluruh kehidupan.

Namun, kecemburuan Bara tak terelakkan. Demi melihat Flora penuh cinta dan kebahagiaan, Bara terhasut bisikan Insan. Insan kejam dan serakah membutakan Bara melahap penuh kebencian. Flora merintih. Menangis. Meraung menembus atmosfir tak berbatas. Flora hangus terbakar. Habis tak bersisa. Bara meluluh lantakkan harga dirinya. Tirtapun tak mampu berbuat banyak. Kemarahan Bara yang dasyat membuat Tirta tak berdaya. Meringis menahan kesakitan. Surut menghilang. Tak mampu melindungi kekasihnya.

Insan biadab tak punya otak. Tak berhati nurani. Insan menghisap kemudaan dan keceriaan Flora. Menghancurkan kemolekan Flora. Membuat Bentala merana. Bayupun enggan menyapa. Menepi dan pergi tak tentu arah. Yang lebih miris, Tirta dibuat lemah. Lenyap dan memilih sembunyi di balik bebatuan cadas di puncak bukit. Bentala merenjana. Terlunta kesepian tak lagi berkawan dan berkasih-kasihan. Baskara meradang menyaksikan Flora terkoyak menjadi serpihan debu.

Kesetiaan Baskara menemani Bentala melewati waktu dua puluh empat jam perjalanannya membuat Bentala sedikit lega dan mampu berdiri menata jiwanya kembali. Harapan akan selalu ada. Senyuman Baskara dan cinta Bentala akan selalu melahirkan berjuta Flora yang tumbuh yang menggelorakan keagungan Sang Pencipta.

Bogor, 10 September 2021
Netty Patryana

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This