Bekerja dari Rumah

by | Aug 5, 2021 | Teknologi

Selalu ada kemudahan di balik kesulitan. Selalu ada harapan di setiap fajar menyingsing. Selalu ada dua sisi di setiap hal. Demikian pula di saat pandemi ini yang sudah berlangsung hampir 2 tahun. Ada banyak hal yang bisa kita renungi, hikmahi, tindak-lanjuti.

Untuk seorang Bapak/Ibu yang sebelumnya bekerja di kantor dan jauh dari keluarga saat ini bisa dekat dengan keluarganya. Untuk anak-anak yang harus kuliah di luar kota jauh dari orangtua bisa kuliah dari rumah dan dekat dengan Bapak/Ibunya. Semua orang juga jadi bisa lebih flexible waktunya dan lebih banyak waktu untuk beribadah. Dan begitu seterusnya untuk aspek-aspek kehidupan lainnya.

Saat ini banyak orang “dirumahkan” atau harus tetap tinggal di rumah karena PPKM atau entah istilah berikutnya di kemudian hari. Mungkin tidak terlalu jadi masalah bagi yang sebelumnya memang bekerja dan kemudian Bekerja Dari Rumah/Work From Home/WFH.

Tetapi bagaimana dengan orang yang sebelumnya bekerja namun harus alami Pemutusan Hubungan Kerja/PHK karena perusahaan tempatnya bekerja tidak mampu lahi menahan beban-biaya perusahaan?. Adalah kewajiban moral bagi Tinta Emas Negeri (TEN) untuk mencoba membantu dari segala aspek kehidupan termasuk bagaimana mengatasi issue di atas yaitu mencari nafkah dari rumah. Tinta Emas Negeri (TEN) mencoba memberikan solusi alternatif..

Kali ini Tinta Emas Negeri (TEN) akan mengulas tentang kemungkinan kita bisa mendapatkan pemasukan/income dari rumah. Di sini TEN tidak akan mengulas terlalu rinci dan teknis step by step tentang bagaimana melakukan hal tersebut di atas tetapi TEN di sini akan memberikan pembaca yang budiman informasi secara umum yang selanjutnya bisa ditindaklanjuti oleh masing-masing pembaca. TEN hanya mengantarkan, memberikan wacana. Mungkin ke depan akan diadakan kelas khusus dari Mariska Institute jika inquiry/antusiasme/response akan topik ini sangat besar.

Penulis mengambil contoh dari 1 (satu) aplikasi dari sekian banyak aplikasi. Ada sebuah aplikasi yg bernama Freelancer di PlayStore (Android). Penulis informasikan bahwa tidaklah penting nama aplikasi (merek) atau tipe dari handphone yang pembaca gunakan (Android) atau Iphone (Apple). Para pembaca bisa kemudian mencari aplikasi sejenis di internet. Para pembaca yang budiman diharapkan juga bisa kreatif dalam menindaklanjuti informasi (dalam hal ini peluang mencari nafkah) yang diberikan.

Secara umum, pencari pekerjaan melalui aplikasi Freelancer hanya diharuskan memiliki:

  1. HP
  2. Komputer (laptop/desktop)
  3. Jaringan internet
  4. Akun PayPal (financial gateway)
  5. Kartu debit/ATM yang sudah bisa bekerja sama dengan PayPal (kartu ATM sudah memakai chip)

Kelima item tersebut di atas adalah sesuatu/barang yang sudah bisa dikatakan sebagai perangkat kebanyakan orang sehari-hari. Artinya 5 “modal” tersebut sudah jamak dimiliki oleh kebanyakan dari masyarakat umum.

Aplikasi Freelancer ini adalah aplikasi worldwide dalam arti mencakup seluruh dunia. Ada juga versi khusus Indonesia. Secara umum, aplikasi ini tidak memungut biaya pendaftaran sebagai anggota (pencari kerja/employee). Namun ada beberapa pekerjaan yang memprasyaratkan pencari kerja/employee harus mengikuti kursus (course) tingkat/level tertentu untuk suatu pekerjaan tertentu. Misal untuk bisa mendapatkan pekerjaan sebagai penterjemah/translator, pencari kerja/employee harus ikuti kursus bahasa Inggris versi Freelancer.

Ada 3 pihak/party yang terlibat di aplikasi Freelancer ini:

  1. Pemberi Pekerjaan/Employer
  2. Freelancer/Penyedia Sistem/(System Provider)
  3. Pencari Pekerjaan/Employee

Pemberi Pekerjaan menyediakan informasi tentang berbagai jenis pekerjaan yang ada di Freelancer. Terbagi dalam berbagai kategori seperti misalnya IT, Admin, Personal/Virtual Assistant, Architect, Web Developer dan seterusnya. Sangat banyak pekerjaan yang tersedia.

Informasi tersebut menyertakan imbalan atau pemasukan/income dalam mata uang yang variatif. Ada dolar Amerika, Yen dan lain lain, di mana mayoritasnya adalah dolar Amerika. Misalnya: pekerjaan sebagai penterjemah dihargai 8 dolar Amerika per jam dan waktu selesainya 4 minggu. Semua ini di lelang/bid.

Para Pencari Pekerjaan kemudian mencoba menawarkan diri kemampuan/skill dengan tawaran harga di bawah (misal: 7 dolar Amerika) atau waktu penyelesaian lebih cepat (misal: 3 minggu). Pihak Freelancer sebagai Penyedia Sistem akan mendapatkan komisi/fee dari Pemberi Pekerjaan.

Jika suatu pekerjaan mencapai kesepakatan/deal maka pada saat pekerjaan tuntas, pihak Freelancer akan mentransfer uang dari pihak Pemberi Pekerjaan kepada Pencari Pekerjaan melalui jaringan pembayaran PayPal dimana PayPal akan meneruskannya ke bank penerima di Indonesia dan bank penerima akan mentransfernya ke dalam nomor rekening dari Pencari Pekerjaan.

Tentu kita selalu harus berhati-hati terhadap penipuan di dalam aplikasi Freelancer atau aplikasi apa pun yang sejenis. Pembaca bisa melihat Projects.co.id atau fiverr atau aplikasi lainnya sebagai pembanding.

Tips: Selalu amankan diri kita misalnya dengan:

  1. Selalu bid dengan Pemberi Pekerjaan yang sudah terverifikasi/verified
  2. Lakukan bid di media aplikasi khusus untuk berinteraksi. Jangan lakukan di luar aplikasi
  3. Jangan ambil pekerjaan yang di awal sudah meminta uang
  4. Ikuti komunitas atau group Freelancer untuk berbagi pengalaman sehingga terhindar dari penipuan.

Demikian kira-kira yang bisa kami, TEN coba sampaikan untuk kebaikan dan perbaikan bersama di kemudian hari.

Jakarta, 26 Juli 2021
Tubagus Yogi Suryaputra

Baca Juga

0 Comments

  1. Kalau penulis kurang jujur dalam menyajikan karya tulus, pasti dan pasti akan menyesatkan. Maka catatlah sejarah sebagaimana adanya. Syukur2 bisa…

  2. Sangat menginspirasi dan menopang semangat

  3. Sangat inspirasi, membantu menumbuhkan motivasi dan penopang semangat

Pin It on Pinterest

Share This